Thursday, March 21, 2013

Biarlah, waktu


   okay, let's talk about something.
    Masa lalu?

    Duduk termenung bukan sebuah cara jitu menghilangkan galau. Duduk berpikir, baru bisa menghilangkan galau. 
     terkadang saya berpikir banyak mengenai untuk apa saya terlahir. 
     namun, siapa yang tahu untuk apa mereka lahir?
     Nggak ada satu pun dari kita tahu, kenapa kita lahir? kenapa kita masih berdiri disini? kenapa kita masih duduk disini?
     kata-kata yang ingin saya sampaikan simple sih. Hidup itu percuma kalau kita lewatkan hanya untuk memikirkan masa lalu. benar, sih, masa lalu yang akan membawa kita kesini. tapi, toh, kita udah disini. seneng nggak seneng, dunia sekarang ini yang patut kita perjuangkan.
       ada pepatah bilang, bahwa hidup adalah sesuatu yang terjadi saat kita sedang sibuk membuat rencana. 
      namun, memang masa lalu yang akna membentuk pribadi kita sekarang. apa yang terjadi di masa lalu, membuat kita duduk disini sekarang. saya baru saja merenungkan masa lalu, ketika saya sibuk menghabiskan uang pemberian Ayah saya. Saya menyesal. karena terpikir, masih banyak barang yang lebih penting yang bisa saya beli dengan uang tersebut. sederhana. dan umum. namun, terkadang membuat kita menyesal setengah mati. seperti saya, saat ini.
       saya berharap bahwa saya bisa kembali ke beberapa jam yang lalu. mustahil. 
      masa lalu, adalah masa yang terjadi satu detik yang lalu, satu menit yang lalu, satu hari yang lalu, satu dekade yang lalu. seandainya kita punya mesin waktu, boleh saja kok kalau kita mau kembali dan mengulang semuanya, namun, dampaknya, masa sekarang pun akan berubah. 
      so, siapa pun yang memiliki luka masa lalu, memiliki guratan di masa lalu, itu hanya luka yang terjadi satu detik yang lalu, atau pun satu dekade yang lalu. lama-lama jika kita berusaha, luka itu akan cepat menutup, dan sembuh. masa lalu, memberi kita pelajaran, bahwa luka seperti itu tidak akan kita dapat lagi di masa sekarang. 
      penyembuh paling ampuh untuk luka-luka itu, ya, waktu. semua butuh waktu. waktu yang akan menuntun kita pada masa sekarang. pada diri kalian sekarang, yang sedang duduk, berdiri, makan, minum, tidur, berkerja, dan yang lainnya.
        biarlah waktu yang terus merubah kita. menyembuhkan luka kita. 
      


No comments :

Post a Comment